Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ( Disparbud ) Kabupaten Lamongan Jawa Timur benar – benar kreatif

Sinaralampos.com – Pada Ramadan 2021 kali ini, dinas yang berkantor di jalan Sunan Giri Lamongan ini menggelar kegiatan kajian naskah kuno dengan mengkaji Kitab Amjah yang tersimpan di Museum Sunan Drajat Lamongan.

“Kajian ini digelar Disparbud dalam rangka pelestarian manuskrip dan naskah-naskah kuno di Lamongan. Sembari menjalankan ibadah puasa, juga cari pahala lain dengan kajian ini, ” kata Kabid Kebudayaan Disparbud Lamongan, Miftah Alamudin kepada awak media.

Dikatakan, kitab Amjah merupakan salah satu manuskrip kuno yang masih tersimpan rapi di Museum Sunan Drajat Lamongan yang berisi cerita tentang kisah 25 nabi.

Kajian Kitab Amjah itu difokuskan untuk mengalihaksarakan dan mengalihbahasakan isi kitab ke dalam Bahasa Indonesia. Agar kelak akan bisa dipahami oleh generasi di kemudian hari.

Tidak hanya mengalih bahasakan dan mengalih aksarakan, juga akan dilakukan proses digitalisasi menjadi naskah yang terangkum menjadi sebuah dokumen semacam e-book, dengan harapan agar memudahkan para peminat untuk membaca kitab tersebut.

“Harapannya apa kita lakukan ini untuk generasi muda dan generasi millenial akan lebih dimanjakan dengan sajian digitalnya dan kemudahan aksesnya yang bisa dinikmati melalui gadget atau dengan teknologi informasi lain,” ungkapnya.

Target selanjutnya, diharapkan dapat lebih mempopulerkan semua warisan sejarah masa lalu Lamongan yang penuh dengan kejayaan, agar tetap lestari menjadi kebanggan seluruh lapisan masyarakat hingga di masa yang akan datang.

Dalam kajian ini Disparbud melibatkan tim ahli dari Universitas Gajah Mada, Jogjakarta, yang sudah berlangsung sejak tanggal 8 April 2021.

” Harapannya sih, mendapatkan hasil maksimal dalam satu bulan ke depan, yakni selama Ramadan, ” pungkasnya.

Editor : Agus P

Kabiro : Subari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *