Nganjuk proses tahap 2 pemberkasan sebelum digelar persidangan.

Sinaralampos.com-Radar Nganjuk– Dalam tiga hari terakhir, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Nganjuk menerima tiga berkas dan tersangka dari Polres Nganjuk. Ini proses tahap 2 pemberkasan sebelum digelar persidangan.

Dua di antaranya adalah kasus narkoba. Kasipidum Kejari Roy Ardiyan mengatakan, keduanya juga terlibat peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) dobel L dan sabu-sabu (SS). “Kalau satunya lagi, kasus pencurian dengan pemberatan (curat),” ujarnya.

Tersangka yang diserahkan Satresnarkoba Polres Nganjuk bernama Irawati Fertinawati, 32, asal Panti, Jember; Sri Asih, 33, asal Desa Patranrejo, Berbek; Yudho Prastyo, 25, asal Mojorembun, Rejoso; dan Leo Agus, 28, asal Kerepkidul, Bagor.

Dari keempat tersangka itu, Roy menjelaskan, masih dalam satu kasus yang sama. Yakni peredaran SS ditangani satresnarkoba. Keempatnya kini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I-B Nganjuk.

Untuk penyerahan kasus pil dobel L, kejari menerimanya dari Polsek Pace. Tersangkanya, Tri Ervin, 30, asal Plosoharjo, Pace. “Tersangka ini (Tri) diserahkan dengan barang bukti 12 ribu pil dobel L,” ungkap jaksa asal Ngronggot itu.

Sedangkan kasus ketiga adalah Mustofa Triwahyudi, 23, asal Dusun Sugihwaras, Desa Mlorah, Rejoso. Dia terlibat kasus curat HP di ruko, Dusun Ngrami, Desa Gempol, Rejoso. Kepada koran ini, Roy menjelaskan, kini kejari melakukan entry data untuk mendaftarkan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Nganjuk.

“Langsung kami titipkan ke rutan, karena persidangan langsung dilakukan tiga arah dari PN, rutan, dan dari sini (kejari),” pungkasnya.

( Sap / red )

Baca :  Gresik ,Kejari mengaku masih kesulitan Menangani Dugaan Kasus Korupsi yang Melibatkan Camat Duduksampeyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *