SINAR ALAM POS

Presiden FIFA Ikut Berduka Meninggalnya Ricky Yakobi

Sinaralampos.com| JAKARTA –  Berpulangnya pesepak bola Indonesia Ricky Yacobi meninggalkan duka yang mendalam bagi publik sepak bola Indonesia. Tak hanya para pecinta sepak bola di Tanah Air, Presiden FIFA Gianni Infantino juga turut menyampaikan rasa belang sungkawa atas meninggalnya sang legenda.

“Kepada Ketua Umum PSSI yang terkasih, saya ingin mengucapkan ungkapan turut berduka cita yang mendalam atas kepergian mantan pemain timnas dan legenda sepak bola Indonesia, Ricky Yacobi. Kata-kata rasanya tak cukup untuk mengungkapkan kesedihan atas kehilangan ini,” kata Gianni Infantino, Selasa (24/11).

Gianni melalui surat resmi kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan dirinya turut berbelasungkawa atas kepergian almarhum yang tutup usia tepat di umur 57 tahun. Begitu banyak kenangan dan pencapaian yang diukir almarhum sehingga membuat dunia sepak bola kehilangan sosok penting selama ini.

“Dia (Ricky Yakobi) dikenang sebagai pemain Indonesia yang paling menonjol di tahun 1980 an, top skorer, peninggalan dan pencapaian yang sudah ia diraih, dan terlebih khusus tentang kepribadiannya, popularitasnya, kepemimpinannya dan kualitasnya sebagai manusia secara utuh, tidak akan pernah bisa dilupakan. Dia akan selalu dirindukan.” lanjutnya.

Dalam suratnya, Gianni juga mengapresiasi pencapaian yang telah diraih almarhum Ricky Yacobi selama berkontribusi di dunia sepak bola baik saat membela klub maupun tim nasional.

“Selama kariernya Ricky sudah menjadi kapten untuk tim Indonesia selama lebih dari 30 kali, dan membawa tim nasional memimpin pada pertengahan tahun 1980 an. Di level klub,karier Ricky di PSMS dan Arseto FC serta klub Jepang Matsushita FC. Ia akan selalu dikenang” ungkapnya.

Di akhir suratnya, Presiden FIFA yang akan menjabat pada periode 2019-2023 ini memberikan kata-kata penyemangat untuk menghibur pihak-pihak yang ditinggalkan.

Baca :  Mengenal Sosok Asa Braif Fatari, Mutiara dari Timur Bersama Timnas U-19

“Mewakili komunitas sepak bola internasional, saya ingin turut bersimpati yang amat dalam untuk PSSI, dan untuk keluarga Ricky, teman-teman dan orang-orang terkasih yang ditinggalkan. Kami akan selalu bersama kalian”

“Kami harap semua kenangan dan kata-kata penyemangat akan membantu untuk memberikan kedamaian dan penghiburan di masa-masa sulit saat ini.”tutupnya.

 

(MaN/Red/Sap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *