SINAR ALAM POS

Jelang Pencoblosan Pilkada Serentak 2020, Ini Pesan Pimpinan Redaksi Sinar Alam Pos

Sinaralampos.com| LAMONGAN – Pimpinan Redaksi Media Online Sinar Alam Pos menyambut baik setiap proses demokrasi khusus yang terjadi di Indonesia. Khususnya, dalam rangka menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang.

Pimpinan Redaksi Media Online Sinar Alam Pos, Agus Sunarko, mengatakan Pilkada merupakan proses demokrasi yang hasilkan pimpinan atau kepala daerah. Diharap, membawa kemajuan bagi daerahnya, sekaligus penopang tegaknya Indonesia sebagai negara maju, adil, makmur, bersatu, dan berdaulat.

Tujuannya, kata Agus, tidak lain untuk mewujudkan cita-cita nasional. “Yakni, Indonesia yang benar-benar merdeka, bersatu, berdaulat, maju, adil dan makmur sebagaimana diletakkan fondasinya oleh para pendiri bangsa,” ujar Agus, (22/11).

Dia menegaskan, Pilkada serentak harus jadi tonggak baru bagi pimpinan untuk mewujudkan cita-cita nasional di daerah masing-masing. Serta, di daerah itu menjadi wilayah Indonesia yang lebih berkembang pesat, dan yang berkemajuan.

Agus juga berharap, Pilkada serentak jadi proses demokrasi yang membawa suasana damai, kondusif dan nilai-nilai kebaikan. Serta, semangat hidup rukun dalam perbedaan dan membawa ke kemajuan dalam spirit gotong-royong dan kebhinekaan.

Selaras, Agus menyampaikan pesan agar dihindari proses-proses politik demokrasi yang menghalalkan segala cara. Seperti politik uang, melanggar hukum, ketertiban sosial, menyalahi prinsip-prinsip demokrasi dan kita sekarang masih berada di tengah Pandemi covid-19, kita semua harus tetap patuhi protokol kesehatan.

“Sehingga, Pilkada serentak tidak menciderasi proses reformasi dan demokrasi yang dijiwai nilai-nilai Pancasila, yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,” kata Agus.

Selain itu, dia berpesan agar kontestasi dalam Pilkada serentak berlangsung sehat, mengikuti aturan main, taat azaz dan menjadikan proses demokrasi itu betul-betul berkualitas. Artinya, tidak sekadar jadi demokrasi prosedural.

Baca :  FGD Jelang Pilkada Serentak 2020, Fadeli: Semoga Mampu Menghasilkan Pemimpin yang Amanah

Agus mengingatkan, jangan sampai Pilkada serentak menciderai demokrasi dengan melahirkan sisa-sisa politik. Serta, kontestasi yang bersuasana kerusuhan, perseteruan, adu domba, fitnah, hoaks, dan rusaknya keutuhan.

Bagi mereka yang menang, masih kata Agus, dia berharap agar kemenangan itu harus dijadikan amanah yang luhur dan tidak perlu pesta pora kemenangan. Terlebih, sampai membuat pihak-pihak yang kalah mengalami perasaan sakit hati.

Sebaliknya, Agus juga berharap mereka yang kalah dalam proses kontestasi untuk menerima jiwa yang besar dan lapang hati. Tidak perlu memercikan permusuhan, dan ketidakpuasan mengedepankan proses politik dan hukum. “Jangan yang dipakai itu anarkis,” tegas Agus.

 

(AgusN/Red/Sap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *