AS dan RI Sepakat Mempertahankan Kerja Sama di Bidang Penanggulangan Bencana

AS dan RI Sepakat Mempertahankan Kerja Sama di Bidang Penanggulangan Bencana

Sinaralampos.com| JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat telah sepakat untuk mempertahankan kerja sama di bidang penanggulangan bencana bersama Pemerintah Republik Indonesia, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal tersebut diutarakan oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Yong Kim kepada Kepala BNPB Doni Monardo saat berkunjung ke Kantor BNPB di Jakarta, Selasa (17/11).

“Saya sepakat untuk mempertahankan kerja sama di bidang bencana,” ujar Kim.

Sebelumya, Pemerintah Amerika Serikat telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Indonesia melalui Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat atau (USAID). Menurut Kim, hal itu menjadi pekerjaan yang sangat baik antara kedua negara sehingga patut dipertahankan dan diapresiasi.

Kepada Kepala BNPB Doni Monardo, Kim juga memberikan apresiasi atas segala kinerja BNPB dalam memberikan informasi peringatan dini bencana yang telah dilakukan bersama lembaga lain di Indonesia.

“Kami bangga atas kerja keras bersama anggota bapak dalam menanggulangi bencana bersama USAID. Kami juga mengapresiasi atas segala informasi peringatan dini bencana alam yang telah dilakukan oleh BNPB bersama lembaga lain bagi masyarakat Indonesia,” ujar Kim.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB Doni Monardo berterima kasih atas segala bentuk dukungan yang diberikan Pemerintah Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia. Doni mengatakan, bentuk kerja sama tersebut sangat membantu Indonesia untuk memudahkan mitigasi dan penanggulangan segala jenis bencana.

“Terima kasih seluruh kerja sama yang dilakukan yang bergerak di bidang kemanusiaan, sehingga hal itu sangat membantu kami dalam menganggulangi dan memitigasi segala jenis bencana,” kata Doni.

Indonesia dan Amerika Serikat Memiliki Kesamaan

Lebih lanjut, Doni menilai bahwa Amerika Serikat dan Indonesia memiliki kesamaan dalam adanya potensi ancaman bencana.

Baca :  Menag: Program 'Kita Cinta Papua' Fokus pada Pendidikan & Keagamaan

“Indonesia memiliki kemiripan dengan Amerika Serikat dalam urusan bencana,” ujar Doni.

Menurut Doni, Indonesia memiliki potensi ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan yang sangat merugikan perekonomian negara dan mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa masyarakat serta ekosistem yang ada di hutan, seperti yang terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera dan Kalimantan serta wilayah lain di Indonesia.

Doni melihat, apa yang terjadi di Indonesia tidak jauh berbeda dengan yang dialami Amerika Serikat. Kebakaran hutan juga sangat berpotensi dan sudah sering terjadi di wilayah California. Bencana tersebut tidak hanya merugikan sektor ekonomi, tetapi juga menyebabkan banyak jatuh korban jiwa.

Kemudian, Amerika Serikat juga dilalui sesar San Andreas sepanjang 1.300 kilometer di California. Patahan tersebut membentuk batas tektonik antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara, yang mana hal itu juga dapat memicu terjadinya gempabumi.

Hal serupa juga dialami di Indonesia yang dilalui tiga lempeng aktif, yakni Lempeng Indo-Australia, Lempeng Pasifik dan Lempeng Eurasia.

Selain California, Doni juga menyinggung wilayah kepulauan Hawaii yang memiliki fenomena alam jenis vulkanologi. Hal itu juga sama dengan wilayah Indonesia yang memiliki sedikitnya 126 gunung api aktif yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat di sekitar gunung tersebut.

Dari apa yang dijelaskan Doni, Dubes Kim mengakui bahwa hal itu memang benar adanya. Kim yang besar di California menganggap apa yang dipaparkan Doni juga dialaminya.

“Saya besar di California, saya mengalami dan mengerti akan hal itu, gempa dan kebakaran hutan di sana, seperti yang bapak sebutkan,” ujar Kim.

Di sisi lain, kedua negara tersebut juga tengah berupaya untuk memerangi penyebaran COVID-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 atau corona jenis baru.

Baca :  Kemenag Dukung Akselerasi Kerakyatan Berbasis Pesantren dan Komunitas

Doni sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Amerika Serikat berupa alat ventilator dan beberapa jenis APD lainnya untuk Indonesia, kendati negara mereka juga sedang berjuang melawan pandemi yang menyerang sistem pernafasan manusia tersebut.

“Terima kasih kepada Pemerintah Amerika Serikat yang telah mendonasikan bantuan termasuk alat ventilator. Kami melihat masyarakat Amerika Serikat sangat tulus membantu warga Indonesia, meskipun mungkin di Amerika sendiri sedang mendapatkan tantangan yang sangat berat dalam menanggulangi pandemi yang sama,” ungkap Doni.

Adapun dari beberapa hal tersebut, Doni berharap agar kedua negara mampu ditangani melalui kerja sama dengan baik dalam berbagai hal.

“Kita berharap agar apa yang sedang dihadapi ini dapat segera ditangani dengan baik,” ungkap Doni.

Kim Puji Mitigasi Bencana Berbasis Pelestarian Alam Ala Doni Monardo

Dalam kesempatan itu pula, Kim memuji kepemimpinan Kepala BNPB Doni Monardo yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian dan keseimbangan alam, sebagai salah satu komponen mitigasi bencana berbasis ekosistem alam.

Menurutnya, tidak banyak negara yang memilki ide yang sama dengan apa yang sudah dilakukan BNPB melalui kepemimpinan Doni Monardo. Kim menilai hal itu dapat menjadi contoh yang baik dan dapat ditiru di negara-negara lain di dunia.

“Indonesia dan Bapak Presiden Jokowi beruntung memiliki orang seperti anda yang fokus dalam pelestarian lingkungan untuk mitigasi bencana alam,” ungkap Kim.

Dia berharap ke depannya, apa yang menjadi tujuan bersama antara Indonesia dan Amerika dapat berjalan dengan baik.

“Amerika Serikat punya USAID yang juga fokus dalam hal yang sama. Kami harap apa yang kita miliki dapat membantu dari upaya yang Pak Doni lakukan selama ini,” pungkas Kim.

Baca :  Susunan Petugas Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih di Istana Merdeka

 

(MaN/Red/Sap)

COMMENTS

Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Iklan